Asisten digital berbasis Hybrid AI (Vision & Reasoning) untuk membantu teknisi HP UMKM mendiagnosa kerusakan hardware. Juara 5 Hackathon IMPHNEN 2025.

Techyst adalah proyek pemenang (Top 5) dalam Hackathon Inovasi AI IMPHNEN 2025. Aplikasi ini lahir dari keresahan ribuan teknisi HP otodidak di Indonesia yang kesulitan menangani motherboard modern tanpa skema resmi.
Berbeda dengan aplikasi diagnosa biasa, Techyst bertindak sebagai "Mata Kedua" digital. Dibangun dengan pendekatan Privacy-First, aplikasi ini memungkinkan teknisi melakukan diagnosa visual tingkat tinggi tanpa perlu khawatir data servis pelanggan mereka bocor ke cloud database pihak ketiga.
Tantangan terbesar dalam proyek ini adalah menyeimbangkan Akurasi Vision AI dengan Privasi & Performa. Mengirim foto resolusi tinggi ke server AI biasanya memakan bandwidth besar dan berisiko menyimpan data sensitif.
Solusinya adalah dengan menerapkan Client-Side Processing yang agresif. Saya menggunakan algoritma kompresi cerdas di browser sebelum upload, serta memanfaatkan arsitektur Serverless yang hanya bertindak sebagai proxy aman ke API Kolosal tanpa menyimpan data di database persisten. Data state disimpan menggunakan idb-keyval (IndexedDB wrapper), sehingga aplikasi terasa sangat cepat (snappy) dan data tetap 100% milik pengguna.